Al-Qur'an SMPN 2 Kandat

Juz 30


1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ (Surat An-Naba - 78)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?

2. عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلْعَظِيمِ (Surat An-Naba - 78)

Tentang berita yang besar,

3. ٱلَّذِى هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ (Surat An-Naba - 78)

yang mereka perselisihkan tentang ini.

4. كَلَّا سَيَعْلَمُونَ (Surat An-Naba - 78)

Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,

5. ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ (Surat An-Naba - 78)

kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.

6. أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ مِهَٰدًۭا (Surat An-Naba - 78)

Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,

7. وَٱلْجِبَالَ أَوْتَادًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan gunung-gunung sebagai pasak?,

8. وَخَلَقْنَٰكُمْ أَزْوَٰجًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,

9. وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,

10. وَجَعَلْنَا ٱلَّيْلَ لِبَاسًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,

11. وَجَعَلْنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,

12. وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًۭا شِدَادًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,

13. وَجَعَلْنَا سِرَاجًۭا وَهَّاجًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),

14. وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلْمُعْصِرَٰتِ مَآءًۭ ثَجَّاجًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,

15. لِّنُخْرِجَ بِهِۦ حَبًّۭا وَنَبَاتًۭا (Surat An-Naba - 78)

supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,

16. وَجَنَّٰتٍ أَلْفَافًا (Surat An-Naba - 78)

dan kebun-kebun yang lebat?

17. إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ كَانَ مِيقَٰتًۭا (Surat An-Naba - 78)

Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,

18. يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًۭا (Surat An-Naba - 78)

yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,

19. وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوَٰبًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,

20. وَسُيِّرَتِ ٱلْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا (Surat An-Naba - 78)

dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.

21. إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًۭا (Surat An-Naba - 78)

Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,

22. لِّلطَّٰغِينَ مَـَٔابًۭا (Surat An-Naba - 78)

lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,

23. لَّٰبِثِينَ فِيهَآ أَحْقَابًۭا (Surat An-Naba - 78)

mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,

24. لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًۭا وَلَا شَرَابًا (Surat An-Naba - 78)

mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,

25. إِلَّا حَمِيمًۭا وَغَسَّاقًۭا (Surat An-Naba - 78)

selain air yang mendidih dan nanah,

26. جَزَآءًۭ وِفَاقًا (Surat An-Naba - 78)

sebagai pambalasan yang setimpal.

27. إِنَّهُمْ كَانُوا۟ لَا يَرْجُونَ حِسَابًۭا (Surat An-Naba - 78)

Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,

28. وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا كِذَّابًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.

29. وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَٰهُ كِتَٰبًۭا (Surat An-Naba - 78)

Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab.

30. فَذُوقُوا۟ فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا (Surat An-Naba - 78)

Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.

31. إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا (Surat An-Naba - 78)

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,

32. حَدَآئِقَ وَأَعْنَٰبًۭا (Surat An-Naba - 78)

(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,

33. وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan gadis-gadis remaja yang sebaya,

34. وَكَأْسًۭا دِهَاقًۭا (Surat An-Naba - 78)

dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

35. لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًۭا وَلَا كِذَّٰبًۭا (Surat An-Naba - 78)

Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.

36. جَزَآءًۭ مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابًۭا (Surat An-Naba - 78)

Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,

37. رَّبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلرَّحْمَٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًۭا (Surat An-Naba - 78)

Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.

38. يَوْمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ صَفًّۭا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحْمَٰنُ وَقَالَ صَوَابًۭا (Surat An-Naba - 78)

Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.

39. ذَٰلِكَ ٱلْيَوْمُ ٱلْحَقُّ ۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا (Surat An-Naba - 78)

Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.

40. إِنَّآ أَنذَرْنَٰكُمْ عَذَابًۭا قَرِيبًۭا يَوْمَ يَنظُرُ ٱلْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱلْكَافِرُ يَٰلَيْتَنِى كُنتُ تُرَٰبًۢا (Surat An-Naba - 78)

Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلنَّٰزِعَٰتِ غَرْقًۭا (Surat An-Naazi'aat - 79)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,

2. وَٱلنَّٰشِطَٰتِ نَشْطًۭا (Surat An-Naazi'aat - 79)

dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut,

3. وَٱلسَّٰبِحَٰتِ سَبْحًۭا (Surat An-Naazi'aat - 79)

dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,

4. فَٱلسَّٰبِقَٰتِ سَبْقًۭا (Surat An-Naazi'aat - 79)

dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,

5. فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًۭا (Surat An-Naazi'aat - 79)

dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia).

6. يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ (Surat An-Naazi'aat - 79)

(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam,

7. تَتْبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ (Surat An-Naazi'aat - 79)

tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.

8. قُلُوبٌۭ يَوْمَئِذٍۢ وَاجِفَةٌ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Hati manusia pada waktu itu sangat takut,

9. أَبْصَٰرُهَا خَٰشِعَةٌۭ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Pandangannya tunduk.

10. يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِى ٱلْحَافِرَةِ (Surat An-Naazi'aat - 79)

(Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula?

11. أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمًۭا نَّخِرَةًۭ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"

12. قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًۭا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌۭ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".

13. فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,

14. فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ (Surat An-Naazi'aat - 79)

maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.

15. هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Sudah sampaikah kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.

16. إِذْ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًى (Surat An-Naazi'aat - 79)

Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;

17. ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

"Pergilah kamu kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,

18. فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

dan katakanlah (kepada Fir'aun): "Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)".

19. وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?"

20. فَأَرَىٰهُ ٱلْءَايَةَ ٱلْكُبْرَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.

21. فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.

22. ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).

23. فَحَشَرَ فَنَادَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.

24. فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلْأَعْلَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

(Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".

25. فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلْءَاخِرَةِ وَٱلْأُولَىٰٓ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.

26. إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَعِبْرَةًۭ لِّمَن يَخْشَىٰٓ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).

27. ءَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُ ۚ بَنَىٰهَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,

28. رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّىٰهَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,

29. وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَىٰهَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.

30. وَٱلْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.

31. أَخْرَجَ مِنْهَا مَآءَهَا وَمَرْعَىٰهَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.

32. وَٱلْجِبَالَ أَرْسَىٰهَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,

33. مَتَٰعًۭا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ (Surat An-Naazi'aat - 79)

(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

34. فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلْكُبْرَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.

35. يَوْمَ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,

36. وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.

37. فَأَمَّا مَن طَغَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Adapun orang yang melampaui batas,

38. وَءَاثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,

39. فَإِنَّ ٱلْجَحِيمَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).

40. وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,

41. فَإِنَّ ٱلْجَنَّةَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ (Surat An-Naazi'aat - 79)

maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).

42. يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?

43. فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَىٰهَآ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?

44. إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآ (Surat An-Naazi'aat - 79)

Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).

45. إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَىٰهَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit)

46. كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوٓا۟ إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَىٰهَا (Surat An-Naazi'aat - 79)

Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ عَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ (Surat Abasa - 80)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,

2. أَن جَآءَهُ ٱلْأَعْمَىٰ (Surat Abasa - 80)

karena telah datang seorang buta kepadanya.

3. وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ (Surat Abasa - 80)

Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),

4. أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ ٱلذِّكْرَىٰٓ (Surat Abasa - 80)

atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?

5. أَمَّا مَنِ ٱسْتَغْنَىٰ (Surat Abasa - 80)

Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,

6. فَأَنتَ لَهُۥ تَصَدَّىٰ (Surat Abasa - 80)

maka kamu melayaninya.

7. وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ (Surat Abasa - 80)

Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).

8. وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسْعَىٰ (Surat Abasa - 80)

Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),

9. وَهُوَ يَخْشَىٰ (Surat Abasa - 80)

sedang ia takut kepada (Allah),

10. فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ (Surat Abasa - 80)

maka kamu mengabaikannya.

11. كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌۭ (Surat Abasa - 80)

Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,

12. فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ (Surat Abasa - 80)

maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,

13. فِى صُحُفٍۢ مُّكَرَّمَةٍۢ (Surat Abasa - 80)

di dalam kitab-kitab yang dimuliakan,

14. مَّرْفُوعَةٍۢ مُّطَهَّرَةٍۭ (Surat Abasa - 80)

yang ditinggikan lagi disucikan,

15. بِأَيْدِى سَفَرَةٍۢ (Surat Abasa - 80)

di tangan para penulis (malaikat),

16. كِرَامٍۭ بَرَرَةٍۢ (Surat Abasa - 80)

yang mulia lagi berbakti.

17. قُتِلَ ٱلْإِنسَٰنُ مَآ أَكْفَرَهُۥ (Surat Abasa - 80)

Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?

18. مِنْ أَىِّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ (Surat Abasa - 80)

Dari apakah Allah menciptakannya?

19. مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ (Surat Abasa - 80)

Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.

20. ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ (Surat Abasa - 80)

Kemudian Dia memudahkan jalannya.

21. ثُمَّ أَمَاتَهُۥ فَأَقْبَرَهُۥ (Surat Abasa - 80)

kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,

22. ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ (Surat Abasa - 80)

kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.

23. كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ أَمَرَهُۥ (Surat Abasa - 80)

Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,

24. فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ (Surat Abasa - 80)

maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.

25. أَنَّا صَبَبْنَا ٱلْمَآءَ صَبًّۭا (Surat Abasa - 80)

Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),

26. ثُمَّ شَقَقْنَا ٱلْأَرْضَ شَقًّۭا (Surat Abasa - 80)

kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,

27. فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا حَبًّۭا (Surat Abasa - 80)

lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,

28. وَعِنَبًۭا وَقَضْبًۭا (Surat Abasa - 80)

anggur dan sayur-sayuran,

29. وَزَيْتُونًۭا وَنَخْلًۭا (Surat Abasa - 80)

zaitun dan kurma,

30. وَحَدَآئِقَ غُلْبًۭا (Surat Abasa - 80)

kebun-kebun (yang) lebat,

31. وَفَٰكِهَةًۭ وَأَبًّۭا (Surat Abasa - 80)

dan buah-buahan serta rumput-rumputan,

32. مَّتَٰعًۭا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ (Surat Abasa - 80)

untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

33. فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ (Surat Abasa - 80)

Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),

34. يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ (Surat Abasa - 80)

pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,

35. وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ (Surat Abasa - 80)

dari ibu dan bapaknya,

36. وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ (Surat Abasa - 80)

dari istri dan anak-anaknya.

37. لِكُلِّ ٱمْرِئٍۢ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍۢ شَأْنٌۭ يُغْنِيهِ (Surat Abasa - 80)

Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.

38. وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ مُّسْفِرَةٌۭ (Surat Abasa - 80)

Banyak muka pada hari itu berseri-seri,

39. ضَاحِكَةٌۭ مُّسْتَبْشِرَةٌۭ (Surat Abasa - 80)

tertawa dan bergembira ria,

40. وَوُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌۭ (Surat Abasa - 80)

dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu,

41. تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ (Surat Abasa - 80)

dan ditutup lagi oleh kegelapan.

42. أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَفَرَةُ ٱلْفَجَرَةُ (Surat Abasa - 80)

Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا ٱلشَّمْسُ كُوِّرَتْ (Surat At-Takwir - 81)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Apabila matahari digulung,

2. وَإِذَا ٱلنُّجُومُ ٱنكَدَرَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila bintang-bintang berjatuhan,

3. وَإِذَا ٱلْجِبَالُ سُيِّرَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila gunung-gunung dihancurkan,

4. وَإِذَا ٱلْعِشَارُ عُطِّلَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)

5. وَإِذَا ٱلْوُحُوشُ حُشِرَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,

6. وَإِذَا ٱلْبِحَارُ سُجِّرَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila lautan dijadikan meluap

7. وَإِذَا ٱلنُّفُوسُ زُوِّجَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)

8. وَإِذَا ٱلْمَوْءُۥدَةُ سُئِلَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,

9. بِأَىِّ ذَنۢبٍۢ قُتِلَتْ (Surat At-Takwir - 81)

karena dosa apakah dia dibunuh,

10. وَإِذَا ٱلصُّحُفُ نُشِرَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka,

11. وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ كُشِطَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila langit dilenyapkan,

12. وَإِذَا ٱلْجَحِيمُ سُعِّرَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila neraka Jahim dinyalakan,

13. وَإِذَا ٱلْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ (Surat At-Takwir - 81)

dan apabila surga didekatkan,

14. عَلِمَتْ نَفْسٌۭ مَّآ أَحْضَرَتْ (Surat At-Takwir - 81)

maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.

15. فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلْخُنَّسِ (Surat At-Takwir - 81)

Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,

16. ٱلْجَوَارِ ٱلْكُنَّسِ (Surat At-Takwir - 81)

yang beredar dan terbenam,

17. وَٱلَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ (Surat At-Takwir - 81)

demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya,

18. وَٱلصُّبْحِ إِذَا تَنَفَّسَ (Surat At-Takwir - 81)

dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing,

19. إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍۢ كَرِيمٍۢ (Surat At-Takwir - 81)

sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),

20. ذِى قُوَّةٍ عِندَ ذِى ٱلْعَرْشِ مَكِينٍۢ (Surat At-Takwir - 81)

yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai 'Arsy,

21. مُّطَاعٍۢ ثَمَّ أَمِينٍۢ (Surat At-Takwir - 81)

yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya.

22. وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجْنُونٍۢ (Surat At-Takwir - 81)

Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila.

23. وَلَقَدْ رَءَاهُ بِٱلْأُفُقِ ٱلْمُبِينِ (Surat At-Takwir - 81)

Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.

24. وَمَا هُوَ عَلَى ٱلْغَيْبِ بِضَنِينٍۢ (Surat At-Takwir - 81)

Dan dia (Muhammad) bukanlah orang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib.

25. وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطَٰنٍۢ رَّجِيمٍۢ (Surat At-Takwir - 81)

Dan Al Quran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk,

26. فَأَيْنَ تَذْهَبُونَ (Surat At-Takwir - 81)

maka ke manakah kamu akan pergi?

27. إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌۭ لِّلْعَٰلَمِينَ (Surat At-Takwir - 81)

Al Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,

28. لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ (Surat At-Takwir - 81)

(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus.

29. وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ (Surat At-Takwir - 81)

Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتْ (Surat Al-Infitaar - 82)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Apabila langit terbelah,

2. وَإِذَا ٱلْكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتْ (Surat Al-Infitaar - 82)

dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,

3. وَإِذَا ٱلْبِحَارُ فُجِّرَتْ (Surat Al-Infitaar - 82)

dan apabila lautan menjadikan meluap,

4. وَإِذَا ٱلْقُبُورُ بُعْثِرَتْ (Surat Al-Infitaar - 82)

dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,

5. عَلِمَتْ نَفْسٌۭ مَّا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ (Surat Al-Infitaar - 82)

maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.

6. يَٰٓأَيُّهَا ٱلْإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلْكَرِيمِ (Surat Al-Infitaar - 82)

Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.

7. ٱلَّذِى خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ (Surat Al-Infitaar - 82)

Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,

8. فِىٓ أَىِّ صُورَةٍۢ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ (Surat Al-Infitaar - 82)

dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.

9. كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ (Surat Al-Infitaar - 82)

Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.

10. وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَٰفِظِينَ (Surat Al-Infitaar - 82)

Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),

11. كِرَامًۭا كَٰتِبِينَ (Surat Al-Infitaar - 82)

yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),

12. يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ (Surat Al-Infitaar - 82)

mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.

13. إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍۢ (Surat Al-Infitaar - 82)

Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan,

14. وَإِنَّ ٱلْفُجَّارَ لَفِى جَحِيمٍۢ (Surat Al-Infitaar - 82)

dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.

15. يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ ٱلدِّينِ (Surat Al-Infitaar - 82)

Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.

16. وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَآئِبِينَ (Surat Al-Infitaar - 82)

Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.

17. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ (Surat Al-Infitaar - 82)

Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?

18. ثُمَّ مَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ (Surat Al-Infitaar - 82)

Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?

19. يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌۭ لِّنَفْسٍۢ شَيْـًۭٔا ۖ وَٱلْأَمْرُ يَوْمَئِذٍۢ لِّلَّهِ (Surat Al-Infitaar - 82)

(Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَيْلٌۭ لِّلْمُطَفِّفِينَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang

2. ٱلَّذِينَ إِذَا ٱكْتَالُوا۟ عَلَى ٱلنَّاسِ يَسْتَوْفُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

(yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi,

3. وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.

4. أَلَا يَظُنُّ أُو۟لَٰٓئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,

5. لِيَوْمٍ عَظِيمٍۢ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

pada suatu hari yang besar,

6. يَوْمَ يَقُومُ ٱلنَّاسُ لِرَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

(yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?

7. كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْفُجَّارِ لَفِى سِجِّينٍۢ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam sijjin.

8. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا سِجِّينٌۭ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Tahukah kamu apakah sijjin itu?

9. كِتَٰبٌۭ مَّرْقُومٌۭ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

(Ialah) kitab yang bertulis.

10. وَيْلٌۭ يَوْمَئِذٍۢ لِّلْمُكَذِّبِينَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,

11. ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ ٱلدِّينِ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

(yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan.

12. وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa,

13. إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَٰتُنَا قَالَ أَسَٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu"

14. كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.

15. كَلَّآ إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍۢ لَّمَحْجُوبُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar tertutup dari (rahmat) Tuhan mereka.

16. ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُوا۟ ٱلْجَحِيمِ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.

17. ثُمَّ يُقَالُ هَٰذَا ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Kemudian, dikatakan (kepada mereka): "Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan".

18. كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْأَبْرَارِ لَفِى عِلِّيِّينَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam 'Illiyyin.

19. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا عِلِّيُّونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Tahukah kamu apakah 'Illiyyin itu?

20. كِتَٰبٌۭ مَّرْقُومٌۭ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

(Yaitu) kitab yang bertulis,

21. يَشْهَدُهُ ٱلْمُقَرَّبُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah).

22. إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (surga),

23. عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.

24. تَعْرِفُ فِى وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ ٱلنَّعِيمِ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan.

25. يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍۢ مَّخْتُومٍ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya),

26. خِتَٰمُهُۥ مِسْكٌۭ ۚ وَفِى ذَٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ ٱلْمُتَنَٰفِسُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.

27. وَمِزَاجُهُۥ مِن تَسْنِيمٍ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim,

28. عَيْنًۭا يَشْرَبُ بِهَا ٱلْمُقَرَّبُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

(yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.

29. إِنَّ ٱلَّذِينَ أَجْرَمُوا۟ كَانُوا۟ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يَضْحَكُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman.

30. وَإِذَا مَرُّوا۟ بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.

31. وَإِذَا ٱنقَلَبُوٓا۟ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمُ ٱنقَلَبُوا۟ فَكِهِينَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Dan apabila orang-orang yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira.

32. وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوٓا۟ إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ لَضَآلُّونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan: "Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat",

33. وَمَآ أُرْسِلُوا۟ عَلَيْهِمْ حَٰفِظِينَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mukmin.

34. فَٱلْيَوْمَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنَ ٱلْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir,

35. عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.

36. هَلْ ثُوِّبَ ٱلْكُفَّارُ مَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ (Surat Al-Mutaffifin - 83)

Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنشَقَّتْ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Apabila langit terbelah,

2. وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh,

3. وَإِذَا ٱلْأَرْضُ مُدَّتْ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

dan apabila bumi diratakan,

4. وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,

5. وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya).

6. يَٰٓأَيُّهَا ٱلْإِنسَٰنُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًۭا فَمُلَٰقِيهِ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.

7. فَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,

8. فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًۭا يَسِيرًۭا (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,

9. وَيَنقَلِبُ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ مَسْرُورًۭا (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.

10. وَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَٰبَهُۥ وَرَآءَ ظَهْرِهِۦ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang,

11. فَسَوْفَ يَدْعُوا۟ ثُبُورًۭا (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

maka dia akan berteriak: "Celakalah aku".

12. وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).

13. إِنَّهُۥ كَانَ فِىٓ أَهْلِهِۦ مَسْرُورًا (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir).

14. إِنَّهُۥ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Sesungguhnya dia menyangka bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Tuhannya).

15. بَلَىٰٓ إِنَّ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرًۭا (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

(Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.

16. فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلشَّفَقِ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,

17. وَٱلَّيْلِ وَمَا وَسَقَ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

dan dengan malam dan apa yang diselubunginya,

18. وَٱلْقَمَرِ إِذَا ٱتَّسَقَ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

dan dengan bulan apabila jadi purnama,

19. لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٍۢ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan),

20. فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Mengapa mereka tidak mau beriman?

21. وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ ٱلْقُرْءَانُ لَا يَسْجُدُونَ ۩ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

dan apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud,

22. بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُكَذِّبُونَ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).

23. وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).

24. فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih,

25. إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍۭ (Surat Al-Inshiqaaq - 84)

tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلْبُرُوجِ (Surat Al-Burooj - 85)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,

2. وَٱلْيَوْمِ ٱلْمَوْعُودِ (Surat Al-Burooj - 85)

dan hari yang dijanjikan,

3. وَشَاهِدٍۢ وَمَشْهُودٍۢ (Surat Al-Burooj - 85)

dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.

4. قُتِلَ أَصْحَٰبُ ٱلْأُخْدُودِ (Surat Al-Burooj - 85)

Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit,

5. ٱلنَّارِ ذَاتِ ٱلْوَقُودِ (Surat Al-Burooj - 85)

yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,

6. إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌۭ (Surat Al-Burooj - 85)

ketika mereka duduk di sekitarnya,

7. وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِٱلْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌۭ (Surat Al-Burooj - 85)

sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.

8. وَمَا نَقَمُوا۟ مِنْهُمْ إِلَّآ أَن يُؤْمِنُوا۟ بِٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَمِيدِ (Surat Al-Burooj - 85)

Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,

9. ٱلَّذِى لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدٌ (Surat Al-Burooj - 85)

Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.

10. إِنَّ ٱلَّذِينَ فَتَنُوا۟ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا۟ فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ ٱلْحَرِيقِ (Surat Al-Burooj - 85)

Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.

11. إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمْ جَنَّٰتٌۭ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ۚ ذَٰلِكَ ٱلْفَوْزُ ٱلْكَبِيرُ (Surat Al-Burooj - 85)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.

12. إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ (Surat Al-Burooj - 85)

Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras.

13. إِنَّهُۥ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ (Surat Al-Burooj - 85)

Sesungguhnya Dialah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).

14. وَهُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلْوَدُودُ (Surat Al-Burooj - 85)

Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,

15. ذُو ٱلْعَرْشِ ٱلْمَجِيدُ (Surat Al-Burooj - 85)

yang mempunyai 'Arsy, lagi Maha Mulia,

16. فَعَّالٌۭ لِّمَا يُرِيدُ (Surat Al-Burooj - 85)

Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

17. هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْجُنُودِ (Surat Al-Burooj - 85)

Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang,

18. فِرْعَوْنَ وَثَمُودَ (Surat Al-Burooj - 85)

(yaitu kaum) Fir'aun dan (kaum) Tsamud?

19. بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى تَكْذِيبٍۢ (Surat Al-Burooj - 85)

Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan,

20. وَٱللَّهُ مِن وَرَآئِهِم مُّحِيطٌۢ (Surat Al-Burooj - 85)

padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.

21. بَلْ هُوَ قُرْءَانٌۭ مَّجِيدٌۭ (Surat Al-Burooj - 85)

Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia,

22. فِى لَوْحٍۢ مَّحْفُوظٍۭ (Surat Al-Burooj - 85)

yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ (Surat At-Taariq - 86)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi langit dan yang datang pada malam hari,

2. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ (Surat At-Taariq - 86)

tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?

3. ٱلنَّجْمُ ٱلثَّاقِبُ (Surat At-Taariq - 86)

(yaitu) bintang yang cahayanya menembus,

4. إِن كُلُّ نَفْسٍۢ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌۭ (Surat At-Taariq - 86)

tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.

5. فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ مِمَّ خُلِقَ (Surat At-Taariq - 86)

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?

6. خُلِقَ مِن مَّآءٍۢ دَافِقٍۢ (Surat At-Taariq - 86)

Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,

7. يَخْرُجُ مِنۢ بَيْنِ ٱلصُّلْبِ وَٱلتَّرَآئِبِ (Surat At-Taariq - 86)

yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

8. إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجْعِهِۦ لَقَادِرٌۭ (Surat At-Taariq - 86)

Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).

9. يَوْمَ تُبْلَى ٱلسَّرَآئِرُ (Surat At-Taariq - 86)

Pada hari dinampakkan segala rahasia,

10. فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٍۢ وَلَا نَاصِرٍۢ (Surat At-Taariq - 86)

maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.

11. وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجْعِ (Surat At-Taariq - 86)

Demi langit yang mengandung hujan

12. وَٱلْأَرْضِ ذَاتِ ٱلصَّدْعِ (Surat At-Taariq - 86)

dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,

13. إِنَّهُۥ لَقَوْلٌۭ فَصْلٌۭ (Surat At-Taariq - 86)

sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil.

14. وَمَا هُوَ بِٱلْهَزْلِ (Surat At-Taariq - 86)

dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.

15. إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًۭا (Surat At-Taariq - 86)

Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.

16. وَأَكِيدُ كَيْدًۭا (Surat At-Taariq - 86)

Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.

17. فَمَهِّلِ ٱلْكَٰفِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًۢا (Surat At-Taariq - 86)

Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى (Surat Al-A'laa - 87)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tingi,

2. ٱلَّذِى خَلَقَ فَسَوَّىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

yang menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-Nya),

3. وَٱلَّذِى قَدَّرَ فَهَدَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,

4. وَٱلَّذِىٓ أَخْرَجَ ٱلْمَرْعَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

dan yang menumbuhkan rumput-rumputan,

5. فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحْوَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman.

6. سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ (Surat Al-A'laa - 87)

Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) maka kamu tidak akan lupa,

7. إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلْجَهْرَ وَمَا يَخْفَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.

8. وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

dan Kami akan memberi kamu taufik ke jalan yang mudah,

9. فَذَكِّرْ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكْرَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

oleh sebab itu berikanlah peringatan karena peringatan itu bermanfaat,

10. سَيَذَّكَّرُ مَن يَخْشَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran,

11. وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلْأَشْقَى (Surat Al-A'laa - 87)

dan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya.

12. ٱلَّذِى يَصْلَى ٱلنَّارَ ٱلْكُبْرَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

(Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka).

13. ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

Kemudian dia tidak akan mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.

14. قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman),

15. وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.

16. بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا (Surat Al-A'laa - 87)

Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.

17. وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌۭ وَأَبْقَىٰٓ (Surat Al-A'laa - 87)

Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.

18. إِنَّ هَٰذَا لَفِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,

19. صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ (Surat Al-A'laa - 87)

(yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْغَٰشِيَةِ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?

2. وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍ خَٰشِعَةٌ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,

3. عَامِلَةٌۭ نَّاصِبَةٌۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

bekerja keras lagi kepayahan,

4. تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةًۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

memasuki api yang sangat panas (neraka),

5. تُسْقَىٰ مِنْ عَيْنٍ ءَانِيَةٍۢ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.

6. لَّيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِن ضَرِيعٍۢ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,

7. لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِى مِن جُوعٍۢ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.

8. وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ نَّاعِمَةٌۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Banyak muka pada hari itu berseri-seri,

9. لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

merasa senang karena usahanya,

10. فِى جَنَّةٍ عَالِيَةٍۢ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

dalam surga yang tinggi,

11. لَّا تَسْمَعُ فِيهَا لَٰغِيَةًۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna.

12. فِيهَا عَيْنٌۭ جَارِيَةٌۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Di dalamnya ada mata air yang mengalir.

13. فِيهَا سُرُرٌۭ مَّرْفُوعَةٌۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan,

14. وَأَكْوَابٌۭ مَّوْضُوعَةٌۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya),

15. وَنَمَارِقُ مَصْفُوفَةٌۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,

16. وَزَرَابِىُّ مَبْثُوثَةٌ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

dan permadani-permadani yang terhampar.

17. أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,

18. وَإِلَى ٱلسَّمَآءِ كَيْفَ رُفِعَتْ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?

19. وَإِلَى ٱلْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?

20. وَإِلَى ٱلْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?

21. فَذَكِّرْ إِنَّمَآ أَنتَ مُذَكِّرٌۭ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.

22. لَّسْتَ عَلَيْهِم بِمُصَيْطِرٍ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,

23. إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

tetapi orang yang berpaling dan kafir,

24. فَيُعَذِّبُهُ ٱللَّهُ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَكْبَرَ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar.

25. إِنَّ إِلَيْنَآ إِيَابَهُمْ (Surat Al-Ghaashiya - 88)

Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka,

26. ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُم (Surat Al-Ghaashiya - 88)

kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلْفَجْرِ (Surat Al-Fajr - 89)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi fajar,

2. وَلَيَالٍ عَشْرٍۢ (Surat Al-Fajr - 89)

dan malam yang sepuluh,

3. وَٱلشَّفْعِ وَٱلْوَتْرِ (Surat Al-Fajr - 89)

dan yang genap dan yang ganjil,

4. وَٱلَّيْلِ إِذَا يَسْرِ (Surat Al-Fajr - 89)

dan malam bila berlalu.

5. هَلْ فِى ذَٰلِكَ قَسَمٌۭ لِّذِى حِجْرٍ (Surat Al-Fajr - 89)

Pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang berakal.

6. أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ (Surat Al-Fajr - 89)

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Aad?

7. إِرَمَ ذَاتِ ٱلْعِمَادِ (Surat Al-Fajr - 89)

(yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,

8. ٱلَّتِى لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى ٱلْبِلَٰدِ (Surat Al-Fajr - 89)

yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,

9. وَثَمُودَ ٱلَّذِينَ جَابُوا۟ ٱلصَّخْرَ بِٱلْوَادِ (Surat Al-Fajr - 89)

dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah,

10. وَفِرْعَوْنَ ذِى ٱلْأَوْتَادِ (Surat Al-Fajr - 89)

dan kaum Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak),

11. ٱلَّذِينَ طَغَوْا۟ فِى ٱلْبِلَٰدِ (Surat Al-Fajr - 89)

yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,

12. فَأَكْثَرُوا۟ فِيهَا ٱلْفَسَادَ (Surat Al-Fajr - 89)

lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,

13. فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَابٍ (Surat Al-Fajr - 89)

karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab,

14. إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلْمِرْصَادِ (Surat Al-Fajr - 89)

sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.

15. فَأَمَّا ٱلْإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ (Surat Al-Fajr - 89)

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku".

16. وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ (Surat Al-Fajr - 89)

Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku".

17. كَلَّا ۖ بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱلْيَتِيمَ (Surat Al-Fajr - 89)

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim,

18. وَلَا تَحَٰٓضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ (Surat Al-Fajr - 89)

dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,

19. وَتَأْكُلُونَ ٱلتُّرَاثَ أَكْلًۭا لَّمًّۭا (Surat Al-Fajr - 89)

dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil),

20. وَتُحِبُّونَ ٱلْمَالَ حُبًّۭا جَمًّۭا (Surat Al-Fajr - 89)

dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.

21. كَلَّآ إِذَا دُكَّتِ ٱلْأَرْضُ دَكًّۭا دَكًّۭا (Surat Al-Fajr - 89)

Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut,

22. وَجَآءَ رَبُّكَ وَٱلْمَلَكُ صَفًّۭا صَفًّۭا (Surat Al-Fajr - 89)

dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris.

23. وَجِا۟ىٓءَ يَوْمَئِذٍۭ بِجَهَنَّمَ ۚ يَوْمَئِذٍۢ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَٰنُ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكْرَىٰ (Surat Al-Fajr - 89)

Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.

24. يَقُولُ يَٰلَيْتَنِى قَدَّمْتُ لِحَيَاتِى (Surat Al-Fajr - 89)

Dia mengatakan: "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini".

25. فَيَوْمَئِذٍۢ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَدٌۭ (Surat Al-Fajr - 89)

Maka pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksa-Nya.

26. وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَدٌۭ (Surat Al-Fajr - 89)

dan tiada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya.

27. يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفْسُ ٱلْمُطْمَئِنَّةُ (Surat Al-Fajr - 89)

Hai jiwa yang tenang.

28. ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةًۭ مَّرْضِيَّةًۭ (Surat Al-Fajr - 89)

Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.

29. فَٱدْخُلِى فِى عِبَٰدِى (Surat Al-Fajr - 89)

Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,

30. وَٱدْخُلِى جَنَّتِى (Surat Al-Fajr - 89)

masuklah ke dalam surga-Ku.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ لَآ أُقْسِمُ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ (Surat Al-Balad - 90)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),

2. وَأَنتَ حِلٌّۢ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ (Surat Al-Balad - 90)

dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini,

3. وَوَالِدٍۢ وَمَا وَلَدَ (Surat Al-Balad - 90)

dan demi bapak dan anaknya.

4. لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِى كَبَدٍ (Surat Al-Balad - 90)

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.

5. أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌۭ (Surat Al-Balad - 90)

Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang berkuasa atasnya?

6. يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالًۭا لُّبَدًا (Surat Al-Balad - 90)

Dan mengatakan: "Aku telah menghabiskan harta yang banyak".

7. أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُۥٓ أَحَدٌ (Surat Al-Balad - 90)

Apakah dia menyangka bahwa tiada seorangpun yang melihatnya?

8. أَلَمْ نَجْعَل لَّهُۥ عَيْنَيْنِ (Surat Al-Balad - 90)

Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata,

9. وَلِسَانًۭا وَشَفَتَيْنِ (Surat Al-Balad - 90)

lidah dan dua buah bibir.

10. وَهَدَيْنَٰهُ ٱلنَّجْدَيْنِ (Surat Al-Balad - 90)

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,

11. فَلَا ٱقْتَحَمَ ٱلْعَقَبَةَ (Surat Al-Balad - 90)

Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.

12. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْعَقَبَةُ (Surat Al-Balad - 90)

Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?

13. فَكُّ رَقَبَةٍ (Surat Al-Balad - 90)

(yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,

14. أَوْ إِطْعَٰمٌۭ فِى يَوْمٍۢ ذِى مَسْغَبَةٍۢ (Surat Al-Balad - 90)

atau memberi makan pada hari kelaparan,

15. يَتِيمًۭا ذَا مَقْرَبَةٍ (Surat Al-Balad - 90)

(kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,

16. أَوْ مِسْكِينًۭا ذَا مَتْرَبَةٍۢ (Surat Al-Balad - 90)

atau kepada orang miskin yang sangat fakir.

17. ثُمَّ كَانَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْمَرْحَمَةِ (Surat Al-Balad - 90)

Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.

18. أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ (Surat Al-Balad - 90)

Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.

19. وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا هُمْ أَصْحَٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ (Surat Al-Balad - 90)

Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.

20. عَلَيْهِمْ نَارٌۭ مُّؤْصَدَةٌۢ (Surat Al-Balad - 90)

Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلشَّمْسِ وَضُحَىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,

2. وَٱلْقَمَرِ إِذَا تَلَىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

dan bulan apabila mengiringinya,

3. وَٱلنَّهَارِ إِذَا جَلَّىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

dan siang apabila menampakkannya,

4. وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

dan malam apabila menutupinya,

5. وَٱلسَّمَآءِ وَمَا بَنَىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

dan langit serta pembinaannya,

6. وَٱلْأَرْضِ وَمَا طَحَىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

dan bumi serta penghamparannya,

7. وَنَفْسٍۢ وَمَا سَوَّىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),

8. فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.

9. قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,

10. وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

11. كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَىٰهَآ (Surat Ash-Shams - 91)

(Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas,

12. إِذِ ٱنۢبَعَثَ أَشْقَىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,

13. فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ ٱللَّهِ نَاقَةَ ٱللَّهِ وَسُقْيَٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: ("Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya".

14. فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُم بِذَنۢبِهِمْ فَسَوَّىٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah),

15. وَلَا يَخَافُ عُقْبَٰهَا (Surat Ash-Shams - 91)

dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

2. وَٱلنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ (Surat Al-Lail - 92)

dan siang apabila terang benderang,

3. وَمَا خَلَقَ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ (Surat Al-Lail - 92)

dan penciptaan laki-laki dan perempuan,

4. إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ (Surat Al-Lail - 92)

sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.

5. فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَٱتَّقَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,

6. وَصَدَّقَ بِٱلْحُسْنَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga),

7. فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْيُسْرَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.

8. وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسْتَغْنَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup,

9. وَكَذَّبَ بِٱلْحُسْنَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

serta mendustakan pahala terbaik,

10. فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْعُسْرَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.

11. وَمَا يُغْنِى عَنْهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ (Surat Al-Lail - 92)

Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.

12. إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk,

13. وَإِنَّ لَنَا لَلْءَاخِرَةَ وَٱلْأُولَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.

14. فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًۭا تَلَظَّىٰ (Surat Al-Lail - 92)

Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.

15. لَا يَصْلَىٰهَآ إِلَّا ٱلْأَشْقَى (Surat Al-Lail - 92)

Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,

16. ٱلَّذِى كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ (Surat Al-Lail - 92)

yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).

17. وَسَيُجَنَّبُهَا ٱلْأَتْقَى (Surat Al-Lail - 92)

Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,

18. ٱلَّذِى يُؤْتِى مَالَهُۥ يَتَزَكَّىٰ (Surat Al-Lail - 92)

yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,

19. وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُۥ مِن نِّعْمَةٍۢ تُجْزَىٰٓ (Surat Al-Lail - 92)

padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,

20. إِلَّا ٱبْتِغَآءَ وَجْهِ رَبِّهِ ٱلْأَعْلَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang Maha Tinggi.

21. وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ (Surat Al-Lail - 92)

Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلضُّحَىٰ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi waktu matahari sepenggalahan naik,

2. وَٱلَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

dan demi malam apabila telah sunyi (gelap),

3. مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu.

4. وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌۭ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).

5. وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰٓ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.

6. أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًۭا فَـَٔاوَىٰ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

7. وَوَجَدَكَ ضَآلًّۭا فَهَدَىٰ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.

8. وَوَجَدَكَ عَآئِلًۭا فَأَغْنَىٰ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

9. فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.

10. وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنْهَرْ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.

11. وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ (Surat Ad-Dhuhaa - 93)

Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ (Surat Ash-Sharh - 94)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,

2. وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ (Surat Ash-Sharh - 94)

dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,

3. ٱلَّذِىٓ أَنقَضَ ظَهْرَكَ (Surat Ash-Sharh - 94)

yang memberatkan punggungmu?

4. وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ (Surat Ash-Sharh - 94)

Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,

5. فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا (Surat Ash-Sharh - 94)

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,

6. إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًۭا (Surat Ash-Sharh - 94)

sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

7. فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱنصَبْ (Surat Ash-Sharh - 94)

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

8. وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرْغَب (Surat Ash-Sharh - 94)

dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

1. بِّسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُونِ (Surat At-Tin - 95)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,

2. وَطُورِ سِينِينَ (Surat At-Tin - 95)

dan demi bukit Sinai,

3. وَهَٰذَا ٱلْبَلَدِ ٱلْأَمِينِ (Surat At-Tin - 95)

dan demi kota (Mekah) ini yang aman,

4. لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍۢ (Surat At-Tin - 95)

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

5. ثُمَّ رَدَدْنَٰهُ أَسْفَلَ سَٰفِلِينَ (Surat At-Tin - 95)

Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),

6. إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍۢ (Surat At-Tin - 95)

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.

7. فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِٱلدِّينِ (Surat At-Tin - 95)

Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?

8. أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَحْكَمِ ٱلْحَٰكِمِينَ (Surat At-Tin - 95)

Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ (Surat Al-Alaq - 96)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

2. خَلَقَ ٱلْإِنسَٰنَ مِنْ عَلَقٍ (Surat Al-Alaq - 96)

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

3. ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ (Surat Al-Alaq - 96)

Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

4. ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ (Surat Al-Alaq - 96)

Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,

5. عَلَّمَ ٱلْإِنسَٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (Surat Al-Alaq - 96)

Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

6. كَلَّآ إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَيَطْغَىٰٓ (Surat Al-Alaq - 96)

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,

7. أَن رَّءَاهُ ٱسْتَغْنَىٰٓ (Surat Al-Alaq - 96)

karena dia melihat dirinya serba cukup.

8. إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجْعَىٰٓ (Surat Al-Alaq - 96)

Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).

9. أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يَنْهَىٰ (Surat Al-Alaq - 96)

Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,

10. عَبْدًا إِذَا صَلَّىٰٓ (Surat Al-Alaq - 96)

seorang hamba ketika mengerjakan shalat,

11. أَرَءَيْتَ إِن كَانَ عَلَى ٱلْهُدَىٰٓ (Surat Al-Alaq - 96)

bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,

12. أَوْ أَمَرَ بِٱلتَّقْوَىٰٓ (Surat Al-Alaq - 96)

atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?

13. أَرَءَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ (Surat Al-Alaq - 96)

Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?

14. أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ ٱللَّهَ يَرَىٰ (Surat Al-Alaq - 96)

Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?

15. كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًۢا بِٱلنَّاصِيَةِ (Surat Al-Alaq - 96)

Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,

16. نَاصِيَةٍۢ كَٰذِبَةٍ خَاطِئَةٍۢ (Surat Al-Alaq - 96)

(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.

17. فَلْيَدْعُ نَادِيَهُۥ (Surat Al-Alaq - 96)

Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),

18. سَنَدْعُ ٱلزَّبَانِيَةَ (Surat Al-Alaq - 96)

kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,

19. كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَٱسْجُدْ وَٱقْتَرِب ۩ (Surat Al-Alaq - 96)

sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).

1. بِّسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ (Surat Al-Qadr - 97)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.

2. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ (Surat Al-Qadr - 97)

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

3. لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌۭ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍۢ (Surat Al-Qadr - 97)

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

4. تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍۢ (Surat Al-Qadr - 97)

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

5. سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ (Surat Al-Qadr - 97)

Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ لَمْ يَكُنِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ وَٱلْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ ٱلْبَيِّنَةُ (Surat Al-Bayyina - 98)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,

2. رَسُولٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ يَتْلُوا۟ صُحُفًۭا مُّطَهَّرَةًۭ (Surat Al-Bayyina - 98)

(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran),

3. فِيهَا كُتُبٌۭ قَيِّمَةٌۭ (Surat Al-Bayyina - 98)

di dalamnya terdapat (isi) Kitab-kitab yang lurus.

4. وَمَا تَفَرَّقَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ ٱلْبَيِّنَةُ (Surat Al-Bayyina - 98)

Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.

5. وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ (Surat Al-Bayyina - 98)

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.

6. إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ وَٱلْمُشْرِكِينَ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمْ شَرُّ ٱلْبَرِيَّةِ (Surat Al-Bayyina - 98)

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.

7. إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ ٱلْبَرِيَّةِ (Surat Al-Bayyina - 98)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.

8. جَزَآؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّٰتُ عَدْنٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًۭا ۖ رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ (Surat Al-Bayyina - 98)

Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا زُلْزِلَتِ ٱلْأَرْضُ زِلْزَالَهَا (Surat Az-Zalzala - 99)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),

2. وَأَخْرَجَتِ ٱلْأَرْضُ أَثْقَالَهَا (Surat Az-Zalzala - 99)

dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,

3. وَقَالَ ٱلْإِنسَٰنُ مَا لَهَا (Surat Az-Zalzala - 99)

dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?",

4. يَوْمَئِذٍۢ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا (Surat Az-Zalzala - 99)

pada hari itu bumi menceritakan beritanya,

5. بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا (Surat Az-Zalzala - 99)

karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.

6. يَوْمَئِذٍۢ يَصْدُرُ ٱلنَّاسُ أَشْتَاتًۭا لِّيُرَوْا۟ أَعْمَٰلَهُمْ (Surat Az-Zalzala - 99)

Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka,

7. فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًۭا يَرَهُۥ (Surat Az-Zalzala - 99)

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

8. وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍۢ شَرًّۭا يَرَهُۥ (Surat Az-Zalzala - 99)

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلْعَٰدِيَٰتِ ضَبْحًۭا (Surat Al-Aadiyaat - 100)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,

2. فَٱلْمُورِيَٰتِ قَدْحًۭا (Surat Al-Aadiyaat - 100)

dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),

3. فَٱلْمُغِيرَٰتِ صُبْحًۭا (Surat Al-Aadiyaat - 100)

dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,

4. فَأَثَرْنَ بِهِۦ نَقْعًۭا (Surat Al-Aadiyaat - 100)

maka ia menerbangkan debu,

5. فَوَسَطْنَ بِهِۦ جَمْعًا (Surat Al-Aadiyaat - 100)

dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

6. إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌۭ (Surat Al-Aadiyaat - 100)

sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,

7. وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌۭ (Surat Al-Aadiyaat - 100)

dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,

8. وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ (Surat Al-Aadiyaat - 100)

dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.

9. ۞ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى ٱلْقُبُورِ (Surat Al-Aadiyaat - 100)

Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,

10. وَحُصِّلَ مَا فِى ٱلصُّدُورِ (Surat Al-Aadiyaat - 100)

dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,

11. إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍۢ لَّخَبِيرٌۢ (Surat Al-Aadiyaat - 100)

sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱلْقَارِعَةُ (Surat Al-Qaari'a - 101)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Hari Kiamat,

2. مَا ٱلْقَارِعَةُ (Surat Al-Qaari'a - 101)

apakah hari Kiamat itu?

3. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْقَارِعَةُ (Surat Al-Qaari'a - 101)

Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?

4. يَوْمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلْفَرَاشِ ٱلْمَبْثُوثِ (Surat Al-Qaari'a - 101)

Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,

5. وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ٱلْمَنفُوشِ (Surat Al-Qaari'a - 101)

dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.

6. فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَٰزِينُهُۥ (Surat Al-Qaari'a - 101)

Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,

7. فَهُوَ فِى عِيشَةٍۢ رَّاضِيَةٍۢ (Surat Al-Qaari'a - 101)

maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.

8. وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُۥ (Surat Al-Qaari'a - 101)

Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,

9. فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٌۭ (Surat Al-Qaari'a - 101)

maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.

10. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا هِيَهْ (Surat Al-Qaari'a - 101)

Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?

11. نَارٌ حَامِيَةٌۢ (Surat Al-Qaari'a - 101)

(Yaitu) api yang sangat panas.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ أَلْهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ (Surat At-Takaathur - 102)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,

2. حَتَّىٰ زُرْتُمُ ٱلْمَقَابِرَ (Surat At-Takaathur - 102)

sampai kamu masuk ke dalam kubur.

3. كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (Surat At-Takaathur - 102)

Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),

4. ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (Surat At-Takaathur - 102)

dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.

5. كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ ٱلْيَقِينِ (Surat At-Takaathur - 102)

Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,

6. لَتَرَوُنَّ ٱلْجَحِيمَ (Surat At-Takaathur - 102)

niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,

7. ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ ٱلْيَقِينِ (Surat At-Takaathur - 102)

dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin.

8. ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ (Surat At-Takaathur - 102)

kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلْعَصْرِ (Surat Al-Asr - 103)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Demi masa.

2. إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ (Surat Al-Asr - 103)

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

3. إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ (Surat Al-Asr - 103)

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَيْلٌۭ لِّكُلِّ هُمَزَةٍۢ لُّمَزَةٍ (Surat Al-Humaza - 104)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,

2. ٱلَّذِى جَمَعَ مَالًۭا وَعَدَّدَهُۥ (Surat Al-Humaza - 104)

yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung,

3. يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ (Surat Al-Humaza - 104)

dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya,

4. كَلَّا ۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِى ٱلْحُطَمَةِ (Surat Al-Humaza - 104)

sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.

5. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحُطَمَةُ (Surat Al-Humaza - 104)

Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?

6. نَارُ ٱللَّهِ ٱلْمُوقَدَةُ (Surat Al-Humaza - 104)

(yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,

7. ٱلَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى ٱلْأَفْـِٔدَةِ (Surat Al-Humaza - 104)

yang (membakar) sampai ke hati.

8. إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌۭ (Surat Al-Humaza - 104)

Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,

9. فِى عَمَدٍۢ مُّمَدَّدَةٍۭ (Surat Al-Humaza - 104)

(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَٰبِ ٱلْفِيلِ (Surat Al-Fil - 105)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?

2. أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِى تَضْلِيلٍۢ (Surat Al-Fil - 105)

Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?

3. وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ (Surat Al-Fil - 105)

dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,

4. تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍۢ مِّن سِجِّيلٍۢ (Surat Al-Fil - 105)

yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,

5. فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍۢ مَّأْكُولٍۭ (Surat Al-Fil - 105)

lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ لِإِيلَٰفِ قُرَيْشٍ (Surat Quraish - 106)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,

2. إِۦلَٰفِهِمْ رِحْلَةَ ٱلشِّتَآءِ وَٱلصَّيْفِ (Surat Quraish - 106)

(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.

3. فَلْيَعْبُدُوا۟ رَبَّ هَٰذَا ٱلْبَيْتِ (Surat Quraish - 106)

Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka'bah).

4. ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍۢ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ (Surat Quraish - 106)

Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ (Surat Al-Maa'un - 107)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

2. فَذَٰلِكَ ٱلَّذِى يَدُعُّ ٱلْيَتِيمَ (Surat Al-Maa'un - 107)

Itulah orang yang menghardik anak yatim,

3. وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ (Surat Al-Maa'un - 107)

dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

4. فَوَيْلٌۭ لِّلْمُصَلِّينَ (Surat Al-Maa'un - 107)

Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,

5. ٱلَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ (Surat Al-Maa'un - 107)

(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,

6. ٱلَّذِينَ هُمْ يُرَآءُونَ (Surat Al-Maa'un - 107)

orang-orang yang berbuat riya,

7. وَيَمْنَعُونَ ٱلْمَاعُونَ (Surat Al-Maa'un - 107)

dan enggan (menolong dengan) barang berguna.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِنَّآ أَعْطَيْنَٰكَ ٱلْكَوْثَرَ (Surat Al-Kawthar - 108)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.

2. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ (Surat Al-Kawthar - 108)

Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.

3. إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلْأَبْتَرُ (Surat Al-Kawthar - 108)

Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ (Surat Al-Kaafiroon - 109)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,

2. لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (Surat Al-Kaafiroon - 109)

Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

3. وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ (Surat Al-Kaafiroon - 109)

Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

4. وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٌۭ مَّا عَبَدتُّمْ (Surat Al-Kaafiroon - 109)

Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,

5. وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ (Surat Al-Kaafiroon - 109)

dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.

6. لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ (Surat Al-Kaafiroon - 109)

Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku".

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا جَآءَ نَصْرُ ٱللَّهِ وَٱلْفَتْحُ (Surat An-Nasr - 110)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,

2. وَرَأَيْتَ ٱلنَّاسَ يَدْخُلُونَ فِى دِينِ ٱللَّهِ أَفْوَاجًۭا (Surat An-Nasr - 110)

dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,

3. فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابًۢا (Surat An-Nasr - 110)

maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ تَبَّتْ يَدَآ أَبِى لَهَبٍۢ وَتَبَّ (Surat Al-Masad - 111)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa.

2. مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُۥ وَمَا كَسَبَ (Surat Al-Masad - 111)

Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.

3. سَيَصْلَىٰ نَارًۭا ذَاتَ لَهَبٍۢ (Surat Al-Masad - 111)

Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.

4. وَٱمْرَأَتُهُۥ حَمَّالَةَ ٱلْحَطَبِ (Surat Al-Masad - 111)

Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar.

5. فِى جِيدِهَا حَبْلٌۭ مِّن مَّسَدٍۭ (Surat Al-Masad - 111)

Yang di lehernya ada tali dari sabut.

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ (Surat Al-Ikhlaas - 112)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa.

2. ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ (Surat Al-Ikhlaas - 112)

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (Surat Al-Ikhlaas - 112)

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

4. وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ (Surat Al-Ikhlaas - 112)

dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ (Surat Al-Falaq - 113)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

2. مِن شَرِّ مَا خَلَقَ (Surat Al-Falaq - 113)

dari kejahatan makhluk-Nya,

3. وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (Surat Al-Falaq - 113)

dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

4. وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ (Surat Al-Falaq - 113)

dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,

5. وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (Surat Al-Falaq - 113)

dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki".

1. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ (Surat An-Naas - 114)

Bismillahir Rahmanir Rahim

Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

2. مَلِكِ ٱلنَّاسِ (Surat An-Naas - 114)

Raja manusia.

3. إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ (Surat An-Naas - 114)

Sembahan manusia.

4. مِن شَرِّ ٱلْوَسْوَاسِ ٱلْخَنَّاسِ (Surat An-Naas - 114)

Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

5. ٱلَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ ٱلنَّاسِ (Surat An-Naas - 114)

yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

6. مِنَ ٱلْجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ (Surat An-Naas - 114)

dari (golongan) jin dan manusia.

Kembali ke Daftar Juz